About Me

Foto saya
Hanya orang biasa yang menyempatkan untuk berkarya.

Jumlah yang sudah singgah

Jumat, 14 November 2014

Untukmu yang Mengisi Detikku



Apakah kau percaya bahwa aku dan kau dipertemukan untuk sebuah alasan?

Aku tidak pernah menyangka aku dan kau...kita, adalah dua insan yang dipertemukan pada saat yang tepat. Ingatkah waktu itu kau sedang mencari peristirahatan di kala sedang tidak sehat? Secara kebetulan aku ada di sekitarmu dalam kesepian yang menyengat. Tak sadarkah kau bahwa kita berdua sama-sama mencoba untuk terlihat kuat? Padahal jauh di dasar jiwa ini, kita adalah dua orang yang sebenarnya sudah lama tersesat.

Seingatku kau begitu kacau kala itu. Bahkan untuk berdiri pun kau tak mampu. Kau terlalu lemah, kau terlalu lama tersiksa dalam bisu. Beruntungnya kau menemukanku yang bisa memberikan sandaran di bahu. Meski aku juga punya masalah, kucoba untuk mendengarkan semua kisahmu.

Kau bilang kau tidak mengenal kenyamanan. Kau bilang kau hanya tau penderitaan. Saat kau lelah akan semuanya dan mencoba untuk melarikan diri, kau justru tak pernah punya tempat tujuan. Kemudian kau berlari ke sembarang arah, berharap ada seseorang yang menemukanmu dan memberikan pelukan. Beruntungnya kau menemukanku yang bisa memberikan kehangatan hanya dengan satu sentuhan.

Dalam kehangatan, kau mulai tersadar akan satu perkara. Bahwa kebahagiaan akan tercipta oleh sosok yang selalu ada. Tak peduli kau sedang menangis ataupun tertawa. Yang jelas sosok itu akan selalu hadir untuk menjadi karena di setiap mengapa. 

Tanpa sadar, aku mendadak egois terhadap kehangatan yang telah aku beri. Aku terlalu egois karena tidak membiarkanmu jauh dariku membawa sejuta kenyamanan yang kau simpan di lubuk hati. Aku ingin kau selalu di sini.

Kau pun terlalu serakah untuk membagi kehangatan yang sudah kau miliki. Kau tidak ingin kenyamanan ini juga dimiliki oleh orang lain, kau hanya ingin menyimpannya sendiri. Sekarang kaulah yang memiliki semua, kebahagiaan itu, kehangatan dan kenyamanan, dan tentu saja hati ini.

Sudahkah kau percaya bahwa aku dan kau dipertemukan untuk sebuah alasan?








post.script :  
terima kasih telah hadir dan mengisi semua detikku
dalam bongkahan es yang dingin dan beku,
aku akan selalu menghangatkanmu
. . . .
aku menyayangimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar